Bahasa resmi & kerja UNESCO. Terjemahan otomatis oleh Google Translate.
BELITUNG – Guna memperluas wawasan dan meningkatkan mutu pengelolaan potensi desa, Pemerintah Desa Juru Seberang melaksanakan kunjungan studi tiru ke Desa Pulau Seliu yang terletak di Kecamatan Membalong. Kegiatan penting ini dilaksanakan pada hari Kamis, 14 Mei 2026.
Rombongan yang dipimpin langsung oleh Kepala Desa Juru Seberang beserta perangkat desa, Direktur BUMDes dan penggerak komunitas lokal, memulai perjalanan tepat pukul 08.00 WIB. Titik kumpul keberangkatan dipusatkan di kantor desa sebelum bertolak menuju Pelabuhan Teluk Gembira untuk menyeberang ke Pulau Seliu.
Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari kiat sukses Pemerintah Desa Pulau Seliu dalam mengembangkan sektor pariwisata berbasis kemasyarakatan serta optimalisasi produk komoditas lokal. Desa Pulau Seliu selama ini dikenal berhasil mempertahankan eksotisme budaya lokal serta memajukan produk UMKM unggulan seperti kerajinan emping, budidaya mangga, dan pengolahan rajungan.
Kepala Desa Juru Seberang menyampaikan bahwa tata kelola lingkungan, inovasi destinasi wisata, serta pengelolaan keuangan desa (APBDesa) yang diterapkan di Pulau Seliu akan menjadi referensi berharga. Karakteristik geografis pesisir yang mirip antar kedua desa dinilai membuat pola pengembangan di Pulau Seliu sangat relevan untuk diadopsi di Juru Seberang.
Penyambutan Hangat dan Diskusi Interaktif
Setibanya di Pulau Seliu, rombongan disambut dengan hangat oleh Pemerintah Desa Pulau Seliu beserta tokoh adat setempat. Agenda kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi, diskusi interaktif mengenai strategi manajemen BUMDes, serta kunjungan lapangan ke beberapa titik sentra destinasi wisata yang ada di pulau seliu.
Melalui studi tiru ini, diharapkan aparatur Desa Juru Seberang membawa pulang inovasi konkret yang dapat langsung diimplementasikan guna mendongkrak kesejahteraan masyarakat dan kemandirian ekonomi desa di masa depan.