Bahasa resmi & kerja UNESCO. Terjemahan otomatis oleh Google Translate.
DESA Juru Seberang DiKecamatan Tanjungpandan,Belitung,kini menjadi percontohan rehabilitasi ekosistem pesisir,Dibawah komando kelompok Bakau Teruntum,masyarakat setempat aktif mengubah lahan bekas tambang timah menjadi kawasan hijau yang produktif melalaui program penanaman bakau yang terstruktur.Sebagai upaya retorasi yang berlelanjutan,kelompok ini tidak sekedar menanam,tetapi menerapkan solusi pembibitan dan penanaman yang memastikan tingkat keberhasilan hidup mangrove yang tinggi.
1.Rumah pembibitan mandiri dan berkualitas,kelompok bakau teruntum,Heri mengaskan bahwa kunci sukses rehabilitasi adalah ketersediaan bibit yang berkualitas,kelompok ini membangun rumah pembinitan (Demplot) sebagai lokasi pembibitan bibit balau sebelum ditanam dilapangan.
2.Penanaman dilahan kritis bekas tambang,Desa juru seberang memiliki sejarah panjang eksploitasi timah yang menyisakan kerusakan pesisir,Kelompok Bakau Teruntum bekerja keras melakukan pemulihan,salah satunya dengan menanam ribuan bibit bakau diarea pesisir pantai yang sebelumnya rusak,penanaman dilakukan secara swakelola dimana masyarakat terlibat aktif dalam penyusunan metode penanaman,pemasangan ajir (penyangga),hingga perawatan pasca tanam.
3.Kolaborasi Bakau Institut Dan Pendekatan Sains,Program restorasi oleh kelompok bakau teruntum mendapat dukungan dari bakau instiut,kolaborasi ini melibatkan survey lokasi,pemantauan progres bibit,dan pengunaan tegnologi untuk memastikan rehabilitasi mangrove berjalan sesuai kaidah sains.
4.Dampak Ekonomi Dan Ekowisata,Program penanaman bakau ini tidak hanya berdampak pada lingkungan,tetapi juga ekonomi,area yang rehabilitasi kini berkembang menjadi Belitung Mangrove Park,kelompok Bakau Teruntum yang terintegrasi dengan kelompok hutan kemasyarakatan (HKM) Seberang Bersatu,berhasil menciptakan lapangan kerja hijau.warga lokal mengelolah kawasan ekowisata,rumah bibit,susur sungai,yang menambah pendapatan desa melalui tiket masuk dan edukasi wisata.
5.Komitmen Menuju "NETSIK",Kegiatan penanaman terus digalakan dengan menanam ribuan bibit bakau (Mangrove) dalam rangka mendukung Program Folu Net Sink 2030 yaitu upaya mencapai penyerapan karbon yang lebih tinggi dari Emisi yang dihasilkan.Kelompok Bakau Teruntum Desa Juru Seberang menjadi bukti bahwa keterlibatan aktif masyarakat lokal adalah kunci sukses pemulihan lingkungan pesisir.